BERITA

[NEWS] Angkutan KA Limbah Diresmikan

09 - 08 - 2018   Views: 134


Pemberangkatan rangkaian KA

Bertempat di stasiun Kalimas, hari ini (09/08) telah dilaksanakan peresmian angkutan KA limbah yang dihadiri oleh Plt. Direktur Komersial dan TI PT KAI (D1), CDD of Freight Marketing and sales (CF) beserta jajaran, Direksi KALOG dan jajaran, Presiden Direktur PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI), Nobuhiro Yasui beserta jajaran, Direktur Lalu Lintas DJKA, Zulmafendy dan jajaran serta jajaran Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI (KLHK).

Peresmian operasional angkutan limbah dengan moda KA ditandai dengan seremonial pecah kendi oleh Plt. D1 beserta PLT GU dan Presiden Direktur PPLI dan dilanjutkan dengan pemberangkatan rangkaian KA limbah stamformasi 10 GD atau 20 TEUS relasi Kalimas - Nambo oleh Purwasto selaku Kasubdit Verifikasi Pengelolaan Limbah B3 KLHK disaksikan oleh seluruh tamu undangan.

Serangkaian Kegiatan diawali dengan pemaparan laporan oleh CF dan dilanjutkan sambutan oleh Plt. Direktur Komersial dan TI PT KAI dimana beliau mengungkapan bahwa operasional angkutan limbah ini merupakan bentuk sinergi antara PT KAI, KALOG dan PPLI untuk mewujudkan angkutan yang efisien.

Sementara Zulmafendy, Direktur Lalu Lintas DJKA mewakili Kementrian Perhubungan RI mengatakan ”Kami mendukung penuh angkutan limbah dengan moda KA dimana angkutan tesebut dapat mengurangi tingkat kecelakaan, kepadatan jalan raya dan diharapkan dapat memberikan kontribusi yang nyata bagi dunia usaha terutama dalam pengelolaan lingkungan”

Dukungan yang sama juga disampaikan Dr. IR. Diah Susilowati, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa timur dimana beliau mengungkapkan bahwa pihaknya menyambut baik dan memberikan apresiasi atas angkutan limbah berbasis KA. Saat ini Jawa Timur memerlukan suatu upaya untuk meningkatkan efektivitas pengangkutan limbah untuk mengakomodir potensi angkutan limbah yang cukup besar.

Mengakhiri rangkaian sambutan, Purwasto selaku Kasubdit Verifikasi Pengelolaan Limbah B3 KLHK mengungkapkan “KLHK telah melakukan pengawalan dalam keseluruhan proses mulai dari peninjauan SOP dan rekomendasi hingga terealisasinya angkutan. Kami berharap angkutan limbah dengan moda KA ini akan berkembang, baik dari jumlah angkutan maupun perluasan relasi”

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan kerjasama antara PT KAI dan KALOG serta kerjasama antara KALOG dan PPLI, dimana penandatanganan dilakukan oleh Plt. Direktur Komersial dan TI PT KAI, Plt. GU serta Presiden Direktur PPLI.

Setelah diresmikan, angkutan limbah berbasis KA akan dioperasikan secara reguler dengan jadwal 2 (dua) kali dalam seminggu stamformasi 5 GD atau 10 Teus untuk setiap keberangkatan, dimana limbah yang akan diangkut merupakan jenis limbah berpenanganan khusus, namun dengan tingkat risiko yang paling rendah.

Sebelumnya, sejumlah ujicoba telah dilaksanakan baik uji coba statis maupun dinamis untuk mengevaluasi kesiapan angkutan baik dari aspek kesesuaian implementasi prosedur, kemananan, operasional dan lainnya. Angkutan Limbah berbasis KA ini merupakan terobosan di industri logistik khususnya dalam pemanfaatan jaringan rel kereta api dan menjadi layanan angkutan limbah dengan moda KA yang pertama dan satu-satunya di Indonesia. Angkutan limbah dengan moda KA relasi Kalimas - Nambo hanya membutuhkan waktu 15-16 jam yang sebelumnya membutuhkan waktu tempuh 2-3 hari menggunakan moda darat atau trucking.