BERITA

[NEWS] PT KAI dan Grup Usahanya Ramaikan 39th ASEAN Railways CEOS’ Conference (ARCEO)

15 - 11 - 2017   Views: 125


Direktur Utama PT KAI Bersama Dengan CEO Operator Kereta Api ASEAN

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) dengan kolega para CEO operator KA dari KTM Berhad Malaysia, Myanmar Railways, MPWT Kamboja, Laos Railways, SRT Thailand, Lao Railways melaksanakan konferensi tahunan ASEAN Railways CEO’s Conference (ARCEO), yang tahun ini dilaksanakan di Putrajaya, Malaysia, tanggal 13–17 November 2017. Rangkaian acara ARCEO ke-39 tahun 2017 dibuka oleh YBhg. Dato’ Sr Ahmad Zainuddin bin Hj. Jamaluddin –Independent Non– Executive Director of KTM Berhad Malaysia. Konferensi yang merupakan wadah pertemuan operator KA di kawasan ASEAN ini bertujuan untuk bertukar pengalaman, membahas dan mempresentasikan perkembangan dunia perkeretaapian di negara masing-masing. Acara ini diikuti oleh sekitar 101 orang peserta dari 7 operator KA ASEAN dan observer dari perusahaan yang terkait dengan perkeretaapian.

Delegasi KAI yang berjumlah 20 orang mewakili jajaran direktorat dan anak perusahaan termasuk PT Kereta Api Logistik membawakan 9 materi bahasan antara lain: Five Years Wonderful Journey yang dipresentasikan oleh DU dalam CEO Meeting, dan fasilitas Training Center yang disampaikan oleh D7.

Didalam pertemuan yang membahas Marketing and Operation, wakil KAI menyampaikan materi diantaranya Kalog Bagged Cement Transportation yang disampaikan oleh plt. Direktur Pengembangan Usaha KALOG, Load Capacity and Safety oleh PT KCI, Priority Class A New Business Line of PT Kawisata, Business Profile oleh PT RMU, dan Progress of LRT Jabodebek oleh Divisi LRT. Dalam pertemuan Teknis, materi yang disampaikan antara lain Tractive Rail Vehicle oleh RT, Medium Speed Train of Jakarta–Surabaya and Other Planning Development oleh LDB, dan Overhead Conductor Rail (OCR) System at Soekarno–Hatta Airport Railway Project oleh PT KAPM.

Dalam pertemuan para CEO, DU menyampaikan penawaran menggunakan fasilitas pusat pendidikan yang dimiliki KAI untuk capacity building meningkatkan kemampuan pekerja teknis dari masing-masing operator yang memerlukan. Inisiatif tersebut disampaikan sebagai bentuk solidaritas KAI dalam memajukan konektivitas perkeretaapian di kawasan ASEAN.

 Sumber: Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero)